Archive for writing

1001 Alasan dan Manfaat untuk Membuat Blog baik Perorangan maupun Perusahaan

Saya membuat blog Benpinter.com ini dengan maksud dan tujuan tertentu. Lalu apa saja sih alasan-alasan kita ngeblog?

Kalau perorangan biasanya ngeblog karena:

- ngisi waktu

- ikutan tren
- suka nulis

- pengen cari kenalan baru

- mendukung narsisme he he he (biasa yang sering pasang foto diri di blog)

- biar lebih ngetop

- cari peluang bisnis

Kalau alasan saya ngeblog di Benpinter.com ini:

- Saya suka eksplorasi maupun browsing topik teknologi informasi terutama segi software, pemrograman dan perkembangan teknologi internet dan suka nulis sehingga kalau pengen nulis sudah ada wadahnya

- Supaya merk “benpinter” lebih dikenal
- Ikut-ikutan tren ngeblog juga (gengsi sptnya orang IT ga ada blog)
- Latihan menulis lebih baik lagi

- Pengisi waktu senggang
- Bisa jadi media untuk cari kenalan baru atau memperluas networking

- Bisa jadi wahana promosi yang efektif kalau blognya laku

Saat ini saya sedang membaca juga buku Blog Marketing yang ditulis oleh Jeremy Wright (belum selesai baca) dan dari buku ini saya jadi tahu ternyata memang ngeblog banyak sekali manfaatnya untuk dunia bisnis, terutama sisi pemasaran karena mampu menerima umpan balik, jadi bukan hanya transmitting tapi juga engaging.Banyak sekali perusahaan luar negeri yang memanfaatkan blog untuk media kolaborasi dan umpan balik untuk internal maupun publik seperti FastLane (http://fastlane.gmblogs.com/), Microsoft (http://blogs.msdn.com/) maupun Sun Microsystem (http://blogs.sun.com/).

Mengapa blog efektif? Berikut ini adalah alasan-alasannya:

- mudah diakses dari mana saja dan kapan saja

- keterbukaan dan transparansi karena biasa ditulis dengan bahasa apa adanya dan sesuai kondisi apa adanya
- memungkinkan umpan balik secara langsung

- dinamis karena posting blog akan diupdate seiring perkembangan terbaru.

- lebih personal karena penulis blog

Karena efektif, blog dapat digunakan untuk:

- membangun brand

- memperkuat diri sebagai tought leader melalui ide-ide dan inovasi baru
- membangun komunitas

- sarana komunikasi dan hubungan masyarakat (humas)
- sarana pemasaran melalui internet yang dapat ditemukan melalui search engine

- manajemen proyek ( komunikasi internal )

Rekan-rekan pembaca pasti memiliki alasan sendiri membuat blog atau mungkin sedang mencari alasan untuk ngeblog baik untuk perorangan maupun perusahaan Anda.

Tips Menulis Efektif

Menulis adalah salah satu kegiatan yang sangat menakjubkan. Dengan menulis, kita bisa menuangkan ide atau gagasan yang ada di pikiran kita, menuangkan isi hati kita melalui bahasa tulisan sehingga dapat dibaca dan dipahami orang lain. Dengan menulis, kita bisa mentransfer pengetahuan dan hasil pemelajaran kita kepada orang lain sehingga bermanfaat bagi sesama musafir kehidupan. Menulis juga merupakan media aktualisasi diri.

Namun untuk melakukan kegiatan yang satu ini, tidak semua orang mudah melakukannya. Banyak di antara kita mengalami kesulitan pada waktu pertama kali hendak menulis. Kadang merasa tidak ada ide/gagasan yang mau ditulis, enggan, merasa tidak bisa, takut, atau negative thinking lainnya.

Untuk itu, berikut ini saya uraikan beberapa tips yang efektif untuk mempermudah proses menulis yang saya dapatkan dari buku Quantum Learning dengan tambahan dan perubahan seperlunya.

1. Mulailah Secepatnya

Apapun yang akan Anda tulis, mulailah sesegera mungkin untuk menuliskannya, jangan tunggu lama-lama. Jika suatu gagasan datang, segeralah menuliskannya walau Anda sedang enggan untuk menulis. Lain lagi jika Anda merasa kosong dari ide, segera duduklah di depan komputer dan hentakkan jari-jemari Anda di atas keyboard atau ambillah bolpoin dan selembar kertas, pasti akan ada saja ide atau gagasan yang muncul. Dengan begitu Anda bisa segera mulai menulis.

2. Putarlah Musik

Sambil menulis, putarlah musik kesukaan Anda untuk memperlancar arus ide/gagasan Anda. Belahan otak kiri kita bekerja berdasarkan logika dan otak kanan kita bekerja berdasarkan emosi. Dengan memutar musik, otak kanan kita ikut terstimulasi sehingga bisa menghadirkan unsur emosi pada tulisan kita sehingga isinya lebih hidup.

3. Pilih Waktu yang Paling Sesuai

Di antara kita ada yang menulis dengan sangat baik pada pagi hari, sementara yang lain bisa lancar menulis di keheningan malam saat orang lain tidur lelap. Ada juga seorang penulis internasional yang aktivitas menulisnya seperti kelelawar, siang untuk istirahat sedangkan malamnya ia habiskan untuk berkarya. Jadi, tiap pribadi punya waktu tersendiri yang paling efektif untuk menulis. Oleh karena itu, pilihlah waktu Anda yang paling enjoy untuk menulis, yang paling sesuai dengan mood menulis Anda.

4. Lakukan Olahraga

Menulis merupakan aktivitas pikiran yang cukup menguras energi. Maka bila otak Anda sudah cukup tegang, segera keluarlah. Lakukan olahraga ringan agar otak mendapat cukup suplai oksigen sehingga pikiran Anda segar kembali.

5. Pecahkan Menjadi Bagian Kecil

Bila apa yang kita tulis merupakan sebuah proyek besar (seperti menulis sebuah buku, novel, dan sebagainya), maka pecah-pecahlah bagian yang besar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Lalu kerjakan satu bagian pada suatu saat. Seperti memecahkan sebuah batu sebesar kerbau, kita tidak mungkin menghantamnya sekaligus. Kita pecahkan satu per satu bagian kecil terlebih dahulu, pasti lama-lama semua akan terpecahkan juga.

6. Bacalah Apa Saja

Bacalah majalah, koran, novel, cerpen, lirik lagu, puisi, ensiklopedia, buku-buku nonfiksi, peribahasa, komik, atau apa saja. Hal ini dapat menambah wawasan Anda tentang kehidupan, penggunaan bahasa dan gaya penulisan. Hal serupa juga dikatakan oleh Bapak Ahmad Tohari (penulis Trilogi: Ronggeng Dukuh Paruk – Lintang Kemukus Dinihari – Jantera Bianglala) saat saya bersilaturahmi ke rumah beliau. Dikatakan juga, beliau bisa membaca sampai 10 novel sebelum menulis sebuah novel. Umumnya seorang penulis adalah juga seorang pembaca yang “lahap” dan “rakus” (maksudnya dalam hal membaca).

7. Gunakan Warna-warna

Pada saat Anda menulis draf kasar tulisan Anda, gunakan warna yang berbeda untuk tiap-tiap bagian atau gagasan. Hal ini akan membantu Anda untuk melihat semua bagian kertas dengan lebih baik. Warna-warna yang menarik akan mengaktifkan kerja otak kanan kita yang imajinatif sehingga kedua belah otak kita bisa bekerja secara kongruen.

Pembaca yang budiman, semoga uraian diatas bisa bermanfaat bagi Anda semua khususnya yang berkeinginan untuk belajar menulis (karya fiksi maupun nonfiksi) namun sering merasa ada sesuatu yang menghambat dalam diri Anda. Segera atasi hambatan itu dan mulailah menulis dengan penuh suka cita!

Salam sukses

Penulis: Agus Riyanto

Anda tertarik menulis? Silakan berkontribusi di Benpinter.com apabila Anda ingin menulis hal-hal terkait dengan teknologi informasi bagi umum.